Berita Hindu Indonesia

Media Informasi Terkini Masyarakat Hindu Indonesia

TWITTER

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengapa Kita Memeluk Agama?

On 13.59 with No comments


Berita Hindu Indonesa - KARENA AGAMA MEMBERIKAN TUNTUNAN HIDUP DAMAI SEJAHTERA, BAHAGIA (JAGADHITA) DAN LEPAS DARI KETERIKATAN KELAHIRAN (MOKSA)

Belakangan ini medsos khususnya digrup yg berbau Hindu diramaikan dgn pro kontra tentang ajaran HK . Mengapa sampai diributkan ? Karena adanya kekhawatiran budaya Bali akan punah oleh budaya india yg dibawa HK. Sudah menjadi hukum kodrat bahwa segala sesuatu bisa bertahan hidup bila bisa menyesuaikan diri dgn keadaan jaman. Contoh dinosaurus punah ribuan tahun yg lalu karena tidak bisa menyesuaikan diri dgn petuBahan iklim saat itu. Demikian juga adat istiadat dan budaya bisa bertahan disebabkan ada masyarakat pendukungnya karena sesuai dgn kebutuhan hidupnya saat ini.


Mengapa banyak orang mengikuti sekte pemujaan tertentu seperti Hare Krisnha, Sai Baba, Brahma Kumari dll ?
Karena mereka menganggap dgn sistem pemujaan yg mereka anut akan lebih cepat tercapai tujuan seperti yg diuraikan diatas yaitu kedamaian, kesejahteraan, kebahagiaan dan kelepasan serta sesuai tuntutan kebutuhan hidupnya saat ini.

Sekarang yg menjadi pertanyaan sudahkah kita umat Hindu di Bali yg beradat istiadat dan berbudaya Bali mampu mengadakan perubahan sehingga sesuai dgn kebutuhan jaman sehingga umat merasa nyaman damai, sejahtera, dan bahagia ? Bagaimana dgn kasus2 adat, beban ayahan yg menjerat sudahkah dicarikan solusi oleh para tokoh kita yg punya kekuasaan untuk itu sehingga tidak tergilas oleh jaman. Kita tidak cukup untuk menyalahkan mereka tanpa mau melakukan perubahan dan perbaikan yg memungkinkan kita tetap hidup dan bertahan dalam hidup yg penuh persaingan disemua sektor. Biasanya manusia sudah kodratnya akan mengikuti apa yg dapat memudahkan hidupnya.

Adat istiadat dan budaya Bali cendrung rumit, tertutup dan aneh.
Rumit : pelasanaan ritualnya 95 % orang tidak mengerti dan tidak mampu membuat sarananya sehingga ritual kebanyakan hasil membeli bukan hasil pelaksanaan sendiri.
Tertutup : kalau ada masyarakat luar mau masuk Hindu sulit diterima dikomunitas orang Bali mau dimasukkan klan /dadia mana

Aneh : ada pola pikir aneh yg menjadi warisan masyarakat Bali, contoh ada orang luar mau masuk Hindu dan ingin menjadi anggota salah satu dadia ternyata tidak bisa diterima kendalanya nanti masalah sembah kesembah. Tapi kalau ada orang mengambil istri orang luar Bali tidak masalah langsung diajak tidak ada masalah. Apa,bedanya orang yg dipakai istri dgn orang yg mau masuk Hindu, sama 2 orang luar Bali.

Ini menjadi kendala berkembangnya Hindu khususnya di Bali . Sy pribadi sudah merubah sistem itu di lingkungan dadia sehingga mau masuk silshkan asal memenhi syarat dan ikut aturan dadia. Kita juga sudah,menyederhanakan ritual tidak seperti dulu. Apa yg bisa dibuat oleh krama itulah yg dipersembahkan

Kalau kita dibali berhasil mengadakan perubahan yg lebih baik maka kita tak perlu khawatir terhadap eksistensi adat istiadat dan budaya Bali bisa berkembang dgn baik,

Sumber : Igede Trawi

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Comments
0 Comments